Saturday, 22 March 2014

Daftar Bakal Calon Peserta Sertifikasi Guru tahun 2014



Sabtu, 22 Maret 2014
PEMBERKASAN UNTUK GURU YANG NAMANYA TERCANTUM PADA CALON PESERTA SERTIFIKASI 2014 YANG ADA DI WEB SERGUR.KEMDIKNAS.GO.ID
PENTING DAN SEGERA !!!
BAGI PTK YANG TELAH MENGIKUTI UK 2014 YANG ADA NAMANYA DI WEB SERGUR.KEMDIKNAS.GO.ID (252 PESERTA)
SEGERA MENGISI DATA DAN MELAMPIRKAN SYARAT PENDUKUNG YANG TERTERA DIBAWAH FORMULIR, PALING LAMBAT HARI SENIN TANGGAL 24 MARET 2014, SUDAH DITERIMA DI DINAS PENDIDIKAN KAB, MUARO JAMBI...WASSALAM
PEMBERKASAN DAN VERIFIKASI DAPAT DISERAHKAN KEPADA :
1. PAK SUPANDI (PERUM PERMATA CITRA 4 DEKAT AKPER BULURAN)
2. PAK TIRTA (DEKAT ARENA MTQ BANDARA SULTAN THAHA)

NB. MOHON DI SHARE BAGI PTK YG MEMBUTUHKAN..DAN SEGERA DITINDAK LANJUTI..TERIMA KASIH
DAFTAR NAMA JUGA DAPAT DILIHAT DI GROUP OPERATOR DIKDAS MUARO JAMBI PADA FACEBOOK

PERSYARATAN YANG HARUS DI BAWA SAAT VERIFIKASI :
1.  FORM VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA YANG TELAH TERISI DAPAT DI ISI SAAT MEBAWA BERKAS
2. S08
3. Copy SK Pengangkatan sebagai pendidik dari awal yang diketahui oleh atasan langsung
4. Copy Ijazah terakhir yang diketahui atasan langsung
5. Copy SK Pembagian Tugas tahun ajaran 2013/2014 yang diketahui oleh atasan langsung
6. Asli surat pernyataan yang menyatakan berkas yang diberikan adalah benar (materai 6000)
7. daftar gaji bulan januari 2014 diketahui atasan langsung


DAFTAR NAMA YANG BELUM VERIFIKASI DAN WAJIB MELAKUKAN PEMBERKASAN  DAPAT DIUNDUH DISINI

Friday, 21 March 2014

SD NEGERI 190IX BUKIT SUBUR


SekolahNPSNNSSPTKSiswaRombelRuang KelasRuang PerpusWaktu Sync
SD NEGERI 220IX MARKANDING105028631011007092206416302014-02-16 14:33:23
SMP NEGERI 35 MUARO JAMBI10502781201100907008141149412014-03-04 08:09:04
SMP NEGERI 37 MUARA JAMBI10503561201100907010131034412014-02-06 10:31:36
SD NEGERI NO 214IX BUKIT JAYA 10502871101100710214121776612013-12-29 16:08:29
SMP NEGERI 20 MUARO JAMBI105028092011089070041185191112014-02-22 01:09:32
SD NEGERI 164IX MUARA JAMBi105026971011009071648647312014-03-01 19:02:00
SD NEGERI 162IX SUNGAI BAHAR10502695101100707162920512812014-02-16 01:55:00
SD NEGERI 226IX TANJUNG LEBAR697878101011907102261126116822014-01-06 15:44:37
SD NEGERI 195IX MATRA MANUNGGAL697878111011009070367366502013-12-29 18:56:37
SMP NEGERI 25 MUARO JAMBI1050281420.1.10.07.1191566612014-02-16 08:20:30
SMPN 1 Atap Sumber Jaya105072092011007090009303302014-02-15 13:34:42
SD NEGERI 074IX SUNGAI BAHAR10502743101100707074121998712014-03-19 09:26:33
SD NEGERI 196IX SUKA MAKMUR1050283910110077196 71476002014-02-13 12:33:01
SD NEGERI 204IX SUNGAI BAHAR 1710502875101100697035122338702013-12-25 09:44:56
SD NEGERI 173IX RANTAU HARAPAN1050277410110070717313

712014-02-16 20:57:26
SD NEGERI 169IX MARGA10502702101100707169131848612014-03-20 21:08:54
SD NEGERI 153IX SUKA MAKMUR1050271410110070715320421141312014-03-19 09:06:17
SD NEGERI 181IX BERKAH1050285210110070718114297101012014-03-10 22:02:51
SD NEGERI 151IX MARGA MULYA1050271210110070715181317712014-01-27 22:20:47
SD NEGERI 200IX BUKIT MULYA1050285710110070920091486612014-02-05 12:44:10
SMP MUHAMMADIYAH1050278820410061005511943312014-03-10 09:08:53
SD NEGERI 190IX BUKIT SUBUR105028331011006070259686612014-03-22 09:33:30
SD NEGERI 203IX MUARA JAMBI10502874101100709203101396612013-12-29 12:03:39
SMP NEGERI 13 MUARO JAMBI1050281820110070701322224201312014-03-10 08:15:51
SMP S YKI XXII SEI. BAHAR10502787202100905012141135502014-01-27 14:30:27
SMP NEGERI 12 MUARO JAMBI105028292011006070013730718012014-02-20 10:39:33
SD NEGERI 158IX PINANG TINGGI1050270710110070915818273171212014-03-19 22:33:49
SD NEGERI 152IX MARGA MULYA10502713101100707152122199712014-03-10 10:34:15
SD NEGERI 172IX TALANG BUKIT10502719101100709172131478612014-01-24 09:41:13
SD NEGERI 170IX MARGA10502703101100707170111797612014-03-05 09:13:54
SMP NEGERI 27 MUARO JAMBI105028302011007100271614313612014-01-22 00:28:48
SMP NEGERI SATU ATAP MARKANDING105053152011009070269434312014-03-18 07:05:23
SD NEGERI 187/IX TANJUNG HARAPAN10502844101100707187211566522014-02-16 00:22:29
SD NEGERI 208IX MUARO JAMBI10502879101100907208111036612014-02-14 10:47:26
SD NEGERI 213IX MARKANDING1050287210110070921319346131212014-03-21 19:18:55
SD NEGERI 215IX TANJUNG SARI105028701011009070421730911012013-12-27 00:39:57
SMP NEGERI 24 MUARO JAMBI10502813201100707024201937812014-03-12 09:57:36
SD NEGERI 232/IX SUNGAI BERUANG105073911011007102328956602014-01-27 14:30:23
SD NEGERI 178IX TRI JAYA1050284910110071017866437312014-03-05 04:46:35
SD NEGERI 233IX TANJUNG SARI10506089101100710233716114602014-03-11 15:56:25
SD NEGERI 179IX MUARA JAMBI10502850101100707179102571612014-03-10 18:51:41
SD NEGERI 175IX TRI JAYA1050284610110090701510846612014-02-26 03:48:20
SD NEGERI 191IX SUMBER MULYA10502834101100709191111756612014-02-15 05:29:54
SD NEGERI 209IX MUARA JAMBI10502880101100907209111627612014-02-11 18:48:26
SD NEGERI 207IX BUKIT MAS10502878101 1007 07 1014312612014-03-22 07:09:59
SD NEGERI 180IX BERKAH105028511011007071807346312014-03-11 03:08:39
SD NEGERI 177IX TRI JAYA105028481011007101777368312014-03-07 09:51:21
SD NEGERI 176IX BUKIT SUBUR105028471011000791761145514802014-02-26 06:57:37
SMPN 45 MUARO JAMBI697878132011007090459576302014-02-26 10:14:15
SD NEGERI 194 IX MATRA MANUNGGAL105028371011007091949749602014-02-14 05:57:52
SD NEGERI 174IX RANTAU HARAPAN10502831101100707174122468812014-03-22 06:44:22
SD NEGERI 202IX BUKIT MAKMUR105028731011007072021020010002014-02-25 07:03:55
SMP NEGERI 36 MUARO JAMBI10503064201100707036111004312014-02-26 06:09:20
SMP NEGERI SATU ATAP KEBUN KELAPO1050531320110090501510903322014-02-25 04:50:35
SD NEGERI 171IX TALANG DATAR10502704101100709171111706612014-02-17 15:51:41
SD NEGERI 161IX PANCAMULYA10502694101100607006121446612014-03-19 08:38:56
SMP NEGERI 14 MUARO JAMBI105028172011009070032829414002014-03-02 04:33:36
SD NEGERI 201IX BUKIT MAKMUR1050285810110070720186114412014-02-22 03:44:49
SD NEGERI 182IX UJUNG TANJUNG10502853101100710182911271102014-02-10 17:01:50
SD NEGERI 206IX BUKIT MAS105028771011009070368987512014-02-16 12:20:13
SD NEGERI 188IX TANJUNG BARU10502843101100907188117010212014-02-27 12:35:22
SDS PERINTIS TANJUNG MANCIRI69787812NSS...





Keterangan :
SP : Satuan Pendidikan
PTK : Pendidik dan Tenaga Kependidikan
PD : Peserta Didik

Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data

© Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan - 2014

DAPODIK


Informasi Batas Waktu Pengiriman

Batas waktu pengiriman data dapodikdas 2014 semester 2 akan di perpanjang sesuai dengan kebutuhan transaksional masing-masing unit kerja di lingkungan ditjen dikdas, (Dit.PSD, Dit.PSMP,Dit. P2TK dikdas, PKLK dikdas). kebutuhan data untuk pencairan tunjangan profesi guru menurut jadwal p2tk dikdas adalah akhir bulan februari. Mengingat kendala sinkronisasi dikarenakan lonjakan traffic sync yang sangat tinggi akhir-akhir ini, diharapkan sekolah yang datanya sudah valid dan sesuai di web infopendataan tidak melakukan sinkronisasi kembali. Sedang diupayakan optimasi sinkronisasi di bagian server.

Verifikasi dan Validasi Dapodik

  • Sekolah yang sudah mengirimkan data/sinkronisasi harap segera melakukan verifikasi dan validasi data dengan melihat profil sekolah masing-masing
  • Nomenklatur sekolah SDLB, SMPLB dan SLB jika memiliki 1 surat izin operasional atau 1 SK pendirian maka dianggap sebagai 1 lembaga terdaftar.
  • Sekolah SMP terbuka secara nomernklatur akan dijadikan sebagai bagian rombongan belajar pada sekolah induknya oleh karena itu dibutuhkan informasi dari sekolah-sekolah yang memiliki SMP terbuka dengan mengirimkan email ke helpdesk dan akan dilakukan merging/penggabungan sekolah terbuka ke sekolah induk secara otomatis.
  • Batas waktu pengiriman data tanggal 16 Februari 2014 periode semester kedua (surat edaran dirjen unduh disini)

Penjelasan Tentang Aplikasi Expired

Aplikasi masing-masing release akan mengalamain expired setelah satu atau dua bulan sudah diatur sedemikian rupa agar pengguna melakukan update tujuannya adalah memaksa pengguna menggunakan aplikasi terbaru jika ada revisi atau penambahan fitur yang tidak diketahui oleh operator.
Untuk saat ini aplikasi disiapkan untuk expired setelah satu bulan, untuk selanjutnya mungkin akan didesain expired setelah dua bulan atau lebih.

Pengiriman Data Terbaru

SD N KALANGANYAR 2
22 Mar 2014 09:26:27
SD NASIONAL INSAN PRIMA
22 Mar 2014 09:26:06
SD NEGERI 4 KRADENAN
22 Mar 2014 09:25:43
SD GKST MATAKO
22 Mar 2014 09:25:36
SD NEGERI 2 PENARUNGAN
22 Mar 2014 09:24:43
SD NEGERI BRAHU
22 Mar 2014 09:24:20
SD NEGERI GUNUNGBAU
22 Mar 2014 09:24:15
SMP NEGERI 38 TAKENGON
22 Mar 2014 09:23:57
SMP PGRI 4 DENPASAR
22 Mar 2014 09:23:56
SD NEGERI 011 KUALA PANDUK
22 Mar 2014 09:23:56

Jumlah Pengiriman Data

TanggalJumlah
22/03/20142677
21/03/20143341
20/03/20142776
19/03/20147766
18/03/20147326
17/03/2014537
13/03/20149
12/03/20141905
11/03/20145953
10/03/20148091
Rekap Nasional
Jumlah sekolah:186.947
Jumlah terkirim:178.752
Jumlah PTK:2.503.554
Jumlah siswa:35.207.661
Progress:96%
Rekap SD
Jumlah sekolah:148.249
Jumlah terkirim:142.574
Jumlah PTK:1.711.076
Jumlah siswa:25.863.781
Progress:97%
Rekap SMP
Jumlah sekolah:36.607
Jumlah terkirim:34.276
Jumlah PTK:768.836
Jumlah siswa:9.249.661
Progress:94%
Rekap SLB+SDLB+SMPLB
Jumlah sekolah:2.091
Jumlah terkirim:1.902
Jumlah PTK:23.642
Jumlah siswa:94.219
Progress:91%
;
© Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan - 2014

Informasi sertifikasi guru

SEKILAS INFO!!! Apakah anda sedang Mencari Pekerjaan ??? Silahkan lihat informasinya disini : Lowongan Kerja

Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru 2014 Masuk Tahap Kedua

Sertifikasi Guru 2014-2015 | Informasi berikut ini yaitu seputar proses Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru 2014 yang  sudah sampai pada tahap kedua.
Seperti dikutip dari laman forumptk.org, proses ini sampai pada tahapan penetapan peserta yang dijadwalkan akan berlangsung dalam rentang waktu 1 Februari s.d 31 Maret 2014.


Penetapan calon peserta sebagaimana yang tercantum didalam Buku 1 sertifikasi guru 2014 akan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut :

Tunjangan Sertifikasi Guru Tidak Jelas

MANADO - Sertifikasi Guru | Pembayaran Tunjangan Sertifikasi  Guru (TSG) di Manado tidak jelas. Pasalnya, janji Dinas Pendidikan untuk menyalurkan TSG pekan lalu tak jua terealisasi.

Hal ini keluhkan para 'Oemar Bakrie' di Manado. Salah seorang guru yang enggan namanya dikorankan terang-terangan mengaku merasa dibohongi terkait penyaluran TSG. "Kata pihak Dinas Pendidikan, semua akan langsung bisa menerima TSG asalkan berkasnya sudah dilengkapi. Namun kenyataannya, meski semua berkas sudah lengkap, TSG belum kami terima sampai saat ini. Kami menduga ada yang tidak beres dalam penyaluran ini. Masa di kabupaten/kota lain triwulan tiga sudah dibayarkan sedangkan kami, triwulan dua pun belum kami terima," beber guru tersebut. Kepala Diknas Manado Dante Tombeg ketika dikonfirmasi menyatakan penyaluran TSG tidak bermasalah. Hanya prosesnya yang sedikit mengalami keterlambatan, sehingga kini Diknas terus menggenjot proses pencairannya.

"TSG triwulan dua kan sudah dicairkan. Kenapa dipertanyakan lagi? Kalau yang bersangkutan belum menerima, mungkin berkasnya yang belum lengkap sehingga belum kami proses. Pekan ini rencananya kami akan mencairkan TSG Triwulan tiga bagi para guru yang berkasnya sudah lengkap," jelas Tombeg.

Ia menambahkan, dalam pencairan TSG tahun 2011 dan 2012, jatahnya mengalami pemotongan dengan berbagai alasan yang tidak jelas. "2011 triwulan empat dipotong satu juta dari setiap guru. Tak hanya itu saja, triwulan empat yang harusnya dibayar untuk tiga bulan, saya dan teman-teman hanya menerima pembayaran untuk satu bulan," ungkapnya.

"Kami berharap pengertian dari rekan-rekan guru karena kami saat ini sementara bekerja untuk kepentingan kalian dan tidak hanya diam," sambung lelaki yang dikenal tegas namun familiar ini.

Sumber Artikel : JPNN

Tentang PADAMU NEGERI

PADAMU NEGERI (Pangkalan Data Penjaminan Mutu Pendidikan Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah layanan Sistem Informasi Terpadu Online yang sengaja dibangun oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan - Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP). PADAMU NEGERI dibangun sebagai pusat layanan data terpadu yang bersumber dari/ke sistem transaksional BPSMPK-PMP Kemdikbud lainnya, meliputi: Evaluasi Diri Sekolah (EDS), NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Sertifikasi PTK, dan Diklat PTK. PADAMU NEGERI juga terbuka untuk menjadi salah satu layanan pusat sumber data bagi program-program terkait lainnya baik di lingkungan internal atau eksternal Kemdikbud. BPSDMPK-PMP berupaya mendorong terwujudnya program - program pembangunan untuk peningkatan Mutu Pendidikan Nasional baik di tingkat pusat dan daerah dengan terpadu yang berbasis pada data-data yang faktual, transparan, obyektif, akurat, akuntabel dan berkesinambungan.
Oleh karena itu mohon dukungan dan kerjasamanya dari seluruh institusi pendidikan se-Indonesia untuk berpartisipasi dan berkontribusi aktif pada Layanan PADAMU NEGERI sesuai dengan kapasitas masing-masing.
Mari bersama kita tingkatkan Mutu Pendidikan Nasional yang berkesinambungan demi mencerdaskan generasi bangsa saat ini dan masa depan dengan semangat membangun bersama PADAMU NEGERI INDONESIAku.

Kemendikbud menargetkan sertifikasi guru tuntas tahun depan

Sertifikasi Guru Tahun 2013, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memasang target penuntasan tanggungan mensertifikasi ratusan ribu guru. Mereka menargetkan sertifikasi guru tuntas tahun depan.  Selanjutnya proses sertifikasi guru langsung menyatu dengan perkuliahan calon guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bertajuk pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG). Kepala BPSDMPK-PMP (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan) Kemendikbud Syawal Gultom menuturkan, pelaksanaan sertifikasi ini merupakan aman dari undang-undang guru dan dosen. "Kita targetkan tahun depan itu sertifikasi guru yang terahir," kata dia.
Syawal menuturkan sertifikasi guru tahun depan dipakai untuk menampung guru-guru yang tidak lolos mengikuti sertifikasi tahun ini. Dia mengatakan jika peserta sertifikasi tahun ini diseleksi menggunakan tes bernama uji kompetensi guru (UKG). Tes ini sudah masuk pekan kedua. "Kita menggunakan sistem tes karena kuota sertifikasi kalah besar dibandingkan jumlah guru yang harus disertifikasi," kata dia. Syawal menegaskan jika sistem penetapan calon peserta sertifikasi murni menggunakan passing grade hasi UKG. Kemendikbud tidak memakai lama masa kerja sebagai acuan kelulusan masuk sertifikasi guru tahun ini.  Syawal mengatakan para guru tidak perlu cemas dengan sistem UKG tahun ini. "Intinya kami tidak menerapkan sistem lulus atau tidak lulus. Tetapi kita pakai model prioritas," tandasnya.  Jadi peserta UKG dengan nilai yang bagus dan mampu mengejar passing grade akan diprioritaskan mengikuti sertifikasi tahun ini. Sayangnya Syawal belum bisa membeber passing grade yang ditetapkan Kemendikbud.
Catatan Kemendikbud menyebutkan bahwa UKG tahun ini diikuti tidak kurang dari 700 ribu orang. Tetapi kuota sertifikasi guru 2013 sebesar 350 ribu saja. Itu artinya hampir bisa dipastikan separus peserta UKG tahun ini dinyatakan gugur dan akan diikutkan sertifikasi tahun depan.  Syawal mengatakan bahwa UKG tahun ini degalar secara online, tidak menggunakan kertas ujian lagi. (wan)
Sumber Referensi JPNN

Misteri Pelaksanaan Sertifikasi Guru

Sertifikasi Guru (SERGUR 2013), Kompas.com. Pada 14 Maret 2013, Bank Dunia meluncurkan publikasi: ”Spending More or Spending Better: Improving Education Financing in Indonesia”. Publikasi itu menunjukkan, para guru yang telah memperoleh sertifikasi dan yang belum ternyata menunjukkan prestasi yang relatif sama. Program sertifikasi guru yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selama beberapa tahun terakhir ternyata tidak memberi dampak perbaikan terhadap mutu pendidikan nasional. Padahal, penyelenggaraannya telah menguras sekitar dua pertiga dari total anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen APBN (hal 68). Pada 2010, sebagai contoh, biaya sertifikasi mencapai Rp 110 triliun! Kesimpulan Bank Dunia itu diperoleh setelah meneliti sejak 2009 di 240 SD negeri dan 120 SMP di seluruh Indonesia, dengan melibatkan 39.531 siswa. Hasil tes antara siswa yang diajar guru yang bersertifikasi dan yang tidak untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, serta IPA dan Bahasa Inggris diperbandingkan. Hasilnya, tidak terdapat pengaruh program sertifikasi guru terhadap hasil belajar siswa, baik di SD maupun SMP.
Tiga implikasi
Publikasi Bank Dunia tersebut bagai tumpukan misteri yang mengingatkan saya pada film dokumenter An Inconvenient Truth (2006) yang disutradarai Davis Guggenheim.
Film ini mengisahkan kerisauan mantan Wapres (AS) Al Gore atas realitas-realitas berbahaya terhadap pemanasan global yang memerlukan tanggung jawab semua pihak. Analog dengan film dokumenter itu, publikasi Bank Dunia ini memuat begitu banyak realitas berbahaya bagi masa depan bangsa yang perlu pembenahan secepatnya.
Bertolak dari temuan Bank Dunia tersebut, kelihatannya terdapat tiga implikasi penting yang mendesak dibenahi. Pertama, bagaimana menghilangkan pola formalitas penyelenggaraan program sertifikasi guru.
Program ini sesungguhnya tuntutan yang diamanatkan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang mewajibkan seluruh guru disertifikasi dan diharapkan tuntas sebelum 2015. Upaya ini semata-mata dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru, yang selanjutnya akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan nasional secara keseluruhan.
Sejak 2005, guru-guru telah diseleksi untuk mengikuti program sertifikasi berdasarkan kualifikasi akademik, senioritas, dan golongan kepangkatan, seperti harus berpendidikan S-1 dan jumlah jam mengajar 24 jam per minggu. Indikator ini digunakan untuk memperhatikan kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan emosional mereka.
Sejak itu, sekitar 2 juta guru telah disertifikasi, baik melalui penilaian portofolio pengalaman kerja dan pelatihan yang telah diperoleh ataupun melalui pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) selama 90 jam. Para guru yang telah lulus disebut guru bersertifikasi dan berhak mendapatkan tunjangan profesi sebesar gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Pemerintah telah mencanangkan, pada 2015 hanya guru yang bersertifikasi yang diperbolehkan mengajar.
Dengan target tersebut, penyelenggaraan sertifikasi guru kelihatannya telah dipersepsikan sebagai proyek besar yang keberhasilannya diukur secara kuantitatif sesuai target. Akibatnya, proses pelaksanaannya mudah terbawa ke kebiasaan formalitas birokrasi yang ada.
Kedua, bagaimana mengaitkan program sertifikasi guru dengan pembenahan mekanisme pengadaan dan perekrutan calon guru di perguruan tinggi lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK). Sesuai amanat UU, LPTK adalah perguruan tinggi yang diberi tugas menyelenggarakan program pengadaan guru pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah, serta untuk menyelenggarakan dan mengembangkan ilmu kependidikan dan nonkependidikan. Namun, pasca- konversi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan jadi universitas, perhatian mereka sebagai LPTK tidak lagi terfokus ke penyiapan guru, tetapi lebih tergoda ke orientasi non-kependidikan.  Akibatnya, tugas-tugas penyelenggaraan sertifikasi yang dibebankan kepada sejumlah LPTK tak tertangani maksimal. Bahkan, peran dalam penyiapan calon guru tak lagi didasarkan atas perencanaan yang lebih sistemis dan komprehensif. Meski secara kuantitatif Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah guru terbanyak di dunia, diukur dari rasio guru-siswa, tetapi perekrutan mahasiswa calon guru, terutama di LPTK swasta, seakan tanpa kendali. Studi UNESCO (UIS-2009) menunjukkan, untuk jenjang SD rasio guru-siswa adalah 1:16,61, yang berarti seorang guru hanya mengajar 16-17 siswa. Rasio ini jauh lebih rendah dibandingkan Jepang (18,05), Inggris (18,27), bahkan Singapura (17,44). Secara internasional, rata-rata di seluruh dunia rasionya adalah 1:27,7 atau seorang guru dengan 27-28 siswa. Keadaan serupa juga terjadi di jenjang pendidikan menengah.
Ketiga, bagaimana menyelenggarakan program sertifikasi guru agar lebih berbasis di kelas. Selama ini mereka yang mengikuti PLPG kelihatannya tidak dirancang untuk mengamati kompetensinya mengajar di kelas. Proses sertifikasi guru berjalan terpisah dengan peningkatan mutu proses belajar-mengajar di kelas. Akibatnya, penyelenggaraan program sertifikasi guru tersebut tidak berdampak pada peningkatan mutu secara keseluruhan. Data menunjukkan, pada 2011, TIMMS (studi internasional tentang matematika dan IPA) melaporkan, untuk matematika skor Indonesia 386, tak jauh beda dengan Suriah (380), Oman (366), dan Ghana (331). Sementara untuk IPA, Indonesia (406) tak jauh beda dengan Botswana (404) dan Ghana (306). Selanjutnya, studi PISA (program penilaian siswa internasional untuk matematika, IPA, dan membaca) pun menunjukkan Indonesia selalu berada pada urutan kelompok terendah di dunia (hal 11).
Fokus ke PBM di kelas